RSS
 

Ketahanan Pangan Harga Mati Bangsa

30 Apr

Setiap memasuki bulan puasa, menjelang hari-hari besar keagamaan, atau tahun baru, topik utama pemberitaan media massa cetak dan elektronik di Indonesia adalah meningkatnya harga bahan pangan pokok. Pada kejadian lain, kita dapat melihat kehebohan pemberitaan mengenai pangan setiap musim kemarau tiba di
saat kekeringan menyebabkan panen gagal.

Kedua contoh diatas merupakan topik pemberitaan yang berulang setiap tahun dan membuktikan bahwa ketahanan pangan bangsa ini masih perlu diperbaiki. Ketahanan pangan merupakan aspek pembangunan nasional yang tidak boleh diabaikan oleh pemerintahan dan semua rakyak Indonesia.
David Nelson, seorang kolumnis menulis di Newsweek pada bulan April 1996, mengatakan bahwa shortage of food can lead to a civil war (kekurangan pangan dapat menimbulkan perang saudara).

Di lain pihak, Lestern Brown (presiden dari Earth Policy Institut) dalam artikel yang berjudul The Great Food Crisis Of 2011, mengatakan dunia mendapatkan beban berat didalam memenuhi pangan dunia. Sejak tahun 1970, setiap tahun dunia menambah jumlah penduduk sebesar 80 juta penduduk atau setiap malamnya bertambah 219.000 perut yang harus diberi makan.

Dalam sejarah Indonesia, Presiden pertama RI, Soekarno berpidato pada acara Peletakan Batu Pertama pembangunan Gedung Fakultas Pertanian, Universitas Indonesia di Bogor, “… apa yang saya hendak katakan itu, adalah amat penting, bahkan mengenai soal mati-hidupnya bangsa kita di kemudian hari … oleh karena, soal yang hendak saya bicarakan itu mengenai soal persediaan makanan rakyat”.

Dari pemberitaan David Nelson, artikel Lestern Brown dan pidato Soekarno, kita dapat memahami apabila suatu Negara tidak mampu menyediakan pangan yang cukup untuk rakyatnya maka akan terjadi suatu keresahan sosial yang akhirnya menyebabkan terganggunya kestabilan ekonomi dan politik di negara. Sejarah di Indonesia telah membuktikan ketahanan yang rapuh pada saat pemerintahan Presiden Soekarno (tahun 1965) dan Presiden Soeharto (tahun 1965) jatuh. Jatuhnya kedua pemerintahan tersebut memicu membumbungnya harga pangan. Kedua peristiwa ini berdampak besar pada pertanian pada saat ini.

Ancaman Kerawanan Pangan
Pembangunan ketahanan pangan merupakan tugas dari waktu ke waktu untuk semua pihak di Negara ini. Pihak-pihak yang terlibat dalam pembangunan ketahanan pangan meliputi produsen, pengusaha, konsumen, aparatur pemerintah, perguruan tinggi, dan lembaga swadaya masyarakat. Mengingat banyaknya pihak terlibat, maka diperlukan kerjasama yang sinergis dan terarah antar pihak dan kontrol yang menyeluruh dari pihak yang tertinggi, yaitu aparatur pemerintahan. Tanpa adanya kesinergisan antar lini, tentunya ketahanan pangan tidak terbentuk dan kerawanan pangan terjadi. Pada saat ini ancaman kerawanan pangan terjadi karena beberapa hal, yaitu:
1. Tingkat pertumbuhan penduduk tidak dapat diturunkan.
Semakin besar tingkat pertumbuhan, maka jumlah penduduk tiap tahunnya akan meningkat, sehingga kebutuhan terhadap pangan meningkat.
2. Tidak adanya diversifikasi makanan pokok.
Makanan pokok Indonesia yang sama, yaitu beras, menyebabkan kebutuhan beras meningkat tiap tahunnya. Sehingga ketika ada penipisan stok terhadap beras, terjadi ketidakstabilan perekonomian di Indonesia.
3. Luas lahan petani sempit dan terus terkonversi.
Lahan pertanian di Indonesia saat ini semakin menipis dengan adanya konversi lahan menjadi gedung-gedung. Semakin tipisnya lahan pertanian,
maka semakin menurun produksi pertanian.
4. Kurangnya dukungan terhadap para petani yang meliputi layanan pembiayaan, akses informasi dan teknologi, infrastruktur produksi.
Keempat hal lini inilah yang harus kita perbaiki untuk terwujudkan ketahanan pangan di Indonesia.

Pemantapan Ketahanan Pangan
Kembali kepada keinginan untuk memantapkan ketahanan pangan, secara umum ada empat upaya yang perlu dilakukan oleh pemerintah bersama berbagai pihak.
Pertama, penurunan tingkat pertumbuhan penduduk. Penurunan tingkat pertumbuhan penduduk dapat dilakukan dengan cara program KB. Dengan program KB ini ada ada pembatasan jumlah penduduk tiap keluarga. Dengan begitu kebutuhan komsumi pangan akan menurun.

Kedua, diversifikasi pangan. Diversifikasi pangan dilakukan melalui (a) pengembangan pangan karbohidrat khas Nusantara seperti sukun, talas, garut, sagu, jagung dan lain-lain, (b) peningkatan produksi dan ketersediaan sumber pangan protein hewani (ikan, ternak) dan nabati (hortikultura), (c) pengembangan produk melalui peran industri pengolahan untuk meningkatkan cita rasa dan citra produk pangan khas Nusantara

Ketiga, perluasan lahan pertanian. Perluasan lahan pertanian dapat dilakukan dengan cara pengembangan lahan pertanian di daerah-daerah luar pulau Jawa yang masih mempunyai banyak lahan kosong. Dengan adanya perluasan lahan pertanian ini diharapkan peningkatan produksi pangan nasional.

Upaya ketiga tak lepas dari upaya keempat, yaitu peningkatan dukungan terhadap para petani yang meliputi layanan pembiayaan, akses informasi dan teknologi, infrastruktur produksi. Dengan adanya upaya ini diharapkan para petani tidak beralih profesi dari petani menjadi profesi yang lain.

Apabila upaya-upaya tersebut di atas berhasil dilakukan maka produksi padi dan pangan sumber karbohidrat lain meningkat, konsumsi beras per kapita akan menurun, dan konsumsi pangan masyarakat akan semakin beragam. Dengan demikian pada akhirnya ketahanan pangan masyarakat Indonesia akan semakin mantap dan kita terlepas dari permasalahan pangan. Selain itu, negara ini akan didukung oleh manusia sehat dan produktif, sehingga mampu berkiprah sejajar dan bersaing dengan bangsa-bangsa lain.

 
No Comments

Posted in CCC

 

IPB Menangkan “Coding 24 Jam” Lumia

05 Feb

Dua mahasiswa IPB, Karimul Makhtidi dan Adhitya Wibawa Putra, berhak membawa pulang Nokia Lumia setelah aplikasi mereka memenangkan Coding 24 jam Nokia Lumia Developers Day.
Dua-duanya adalah kakak kelas yang sering ngerjain aku. Hahaha..
Untuk lebih lengkapnya baca di sini.

Selamat yaaahh.. kakak-kakak berdua. :)

 

 
No Comments

Posted in CCC

 

Nasi bulat :?

05 Feb

Yeaahhh.. liburan gini enaknya pulang dan perbaikan gizi di rumah. Tapi bagi aku, di rumah atau di kost sama ajaaa… habis kebanyakan masak masak sendiri, nyuci nyuci sendiri, makan makan sendiri.
Haddehhh.. kog jadi nyanyi.. lagunya merana amat pulaaa..

Nggak berlebihan sihh.. Mamaku sibuk dengan urusan kerjaannya. Jadi yaahhh, anak perempuannya yang paling cantik ini terpaksa harus turun tangan ke dapur XD
Dan inilah hasil turun tanganku ketika di dapur. Lumayan enak lhoo…

Hahaha.. gimana penampakannya. Enak kaann..

Untuk resepnya lihat di bawah ini :

Bahan-bahan :
1. Nasi hangat 1/2 piring
2. Bawang putih 2
3. Cabe 2
4. Garam secukupnya
5. Telur 1

Cara membuat :
1. Nasi dikepal-kepal sehingga membentuk bola
2. Haluskan bawang putih, cabe, dan garam
3. Kocok telur bersama bumbu yang telah dihaluskan
4. Baluri bola-bola nasi dengan kocokan telur
5. Goreng bola-bola nasi hingga berwarna kecoklatan
6. Tiriskan dan sajikan XD

Gampang banget kaannn XD

 
No Comments

Posted in CCC

 

Valentine – Kasih Sayang – Coklat – Enaaakkkk….

05 Feb

Bentar lagi tanggal 14 februari, saudara-saudari. Apa itu artinyaaa… Yaakk.. hari Valentine tiba. Hari Valentine dikatakan sebagai hari kasih sayang. Bentuk kasih sayang ini bisanya disimbolkan dengan cara memberi coklat kepada orang yang disukai, dicintai, disayangi, etc dahh.. Dan dimana-mana perayaan Valentine pun telah menampakkan gaungnya. Contohnya nih :

Sengaja tadi pagi saya belanja ke Alfamart di dekat kost saya. Yahh.. belanja keperluan bulanan gitu deh. Dan tak dinyana saudara-saudari.. banyak coklat yang dijual di situu… Di tempat yang strategis pulaa.. Jadi, ketika masuk ke Alfamart langsung terlihat coklat-coklat lezat ituuhh.. Hadeehhh.. jadi pengen. Tapi mahal. Lagian di kost udah ada coklat. XD

Sampai sekarang masih kepikiran juga kenapa kematian seorang Valentine malah dirayain? Dibilang hari kasih sayng pula. Menurut aku, malah kayak senang di atas kematian seseorang -.-”
Terus kenapa harus coklat? Kenapa nggak strawberry gitu atau jeruk atau apalah ituuuhhh. Kenapa mesti coklat sebagai ungkapan kasih sayang?

Yahh.. apapun itu, yang jelas.. Coklat itu enaaakkkk….

 
No Comments

Posted in CCC

 

Rancob

17 Mar

Pertemuan3

PR 19 Maret 2011

Pertemuan 4

Pertemuan 5

Semua Materi UTS Rancob dari GSB

Pertemuan 3 (Edisi Revisi) => yang ada cara nyari ukuran contoh

Semua Materi UAS

 
No Comments

Posted in Kuliah